Ada Peran Wakil Ketua DPR, Dasco Dibalik Kunjungan Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA dan Rencana Perbaikan Perlintasan KA : Gelontorkan Anggaran 4 T Untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api - yudhabjnugroho™

Header Ads

  • Breaking News

    Ada Peran Wakil Ketua DPR, Dasco Dibalik Kunjungan Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA dan Rencana Perbaikan Perlintasan KA : Gelontorkan Anggaran 4 T Untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api

    Usai Adanya Komunikasi Dasco Dengan Presiden Prabowo, Prabowo Langsung Tinjau Korban Dan Gelontorkan Anggaran 4 T Untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api (Doc. Setpres)

    YUDHABJNUGROHO™
     – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, telah menghubungi Presiden pada malam Senin setelah Dasco meninjau lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Rel Diesel di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

     

    Dalam percakapan teleponnya dengan Presiden, Dasco menyampaikan informasi mengenai keadaan korban serta aspirasi dari Walikota Bekasi dan Kapolda Metro Jaya yang berkaitan dengan pembangunan jembatan layang di perlintasan kereta api dan pos penjagaan, serta menyampaikan kondisi infrastruktur perkeretaapian yang kurang memadai, seperti minimnya palang pintu. 

     

    Dasco juga mengusulkan solusi jangka panjang dengan mempercepat proyek pembangunan flyover Bulak Kapal di Bekasi, yang sebelumnya terhalang oleh dana. Ia telah menginformasikannya kepada Presiden, dan Presiden telah memberikan persetujuan. 

     

    Menurut Pras, Dasco menyampaikan aspirasi yang diterima oleh Pimpinan DPR kepada Presiden. Dengan respons cepat, Presiden mengunjungi korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi dan pemerintah juga segera menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 Triliun untuk memperbaiki 1. 800 perlintasan kereta di Pulau Jawa.

     

    “Wakil Ketua DPR RI, Pak Dasco menghubungi Bapak Presiden pada malam terjadinya kecelakaan kereta di Bekasi. Berdasarkan komunikasi tersebut, Bapak Presiden langsung meninjau korban dan menyiapkan dana perbaikan untuk sarana perkeretaapian,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan kepada media pada Kamis, 30 April 2026. 

     

    Presiden Instruksikan Penanganan Korban Secara Maksimal

     

    Prasetyo Hadi menambahkan bahwa Presiden telah memberikan instruksi agar korban kecelakaan di Bekasi mendapatkan penanganan yang maksimal, serta memperhatikan aspek teknologi dan infrastruktur perkeretaapian. Ditekankan juga perlunya langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. 

     

    Sebelumnya, pemerintah menegaskan bahwa proyek pembangunan jembatan layang di perlintasan kereta akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. “Ada sekitar 1. 800 titik lintasan seperti ini. Saya rasa ini sudah ada sejak zaman Belanda, dan saya sudah memerintahkan untuk segera diperbaiki semua,” kata Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi pada Selasa, 28 April 2026. 

     

    Anggarkan Pembenahan Menyeluruh Sarana dan Prasarana Perkeretaapian

     

    Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan langkah-langkah perbaikan secara menyeluruh, termasuk kemungkinan penambahan penjagaan atau sistem pengaman di setiap titik yang rawan. Bentuknya bisa berupa pos jaga atau lainnya, hal ini akan ditentukan kemudian. 

     

    Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar yang difokuskan demi keselamatan transportasi kereta. “Kami perkirakan hampir Rp 4 triliun untuk keselamatan. Ini sangat penting dan diperlukan. Saatnya sudah tiba untuk melakukan perbaikan, sudah bertahun-tahun belum dilaksanakan, jadi sekarang harus dilaksanakan,” tegas Prabowo. 

     

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Dasco, juga telah menyampaikan rencana penyelesaian masalah jangka panjang dengan mengusulkan percepatan pembangunan flyover Bulak Kapal yang sebelumnya terkendala masalah anggaran. 

     

    Dasco segera menghubungi Presiden untuk mengkoordinasikan usulan pembangunan flyover di perlintasan sebidang di Bekasi sebagai respon cepat setelah kecelakaan kereta api yang fatal. 

     

    Presiden Prabowo kemudian menyetujui Bantuan Presiden sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 220 miliar dari total kebutuhan Rp 250 miliar, dengan target penyelesaian dalam empat hingga enam bulan. 

     

    “Saya sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Presiden dan meminta agar Bantuan Presiden diberikan agar flyover bisa diwujudkan. Dan Pak Presiden Alhamdulillah sudah menyetujui Bantuan Presiden sebesar Rp 200 miliar,” ujar Ketua Dasco kepada wartawan. 

    Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyatakan telah menerima instruksi dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk segera membuat surat demi mempercepat pembangunan flyover di Bulak Kapal. Langkah ini diambil setelah terjadinya kecelakaan fatal di Stasiun Bekasi Timur. 

     

    Ia menekankan bahwa surat tersebut akan disusun secepatnya. Dengan begitu, proses percepatan pembangunan diharapkan bisa tuntas dalam waktu sekitar enam bulan. "Pak Dasco, Wakil Ketua DPR, memastikan akan ada upaya untuk mempercepat. Saya percaya jika dana tersedia, enam bulan seharusnya sudah selesai," tuturnya.y©

    Tidak ada komentar

    Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad