Kronologi Mobil Pengantar Jemaah Calon Haji Tertemper Argo Bromo di Grobogan, Polisi Sebut Jarak Pandang Sopir Terhalang Kabut : 4 Orang Tewas Termasuk Balita - yudhabjnugroho™

Header Ads

  • Breaking News

    Kronologi Mobil Pengantar Jemaah Calon Haji Tertemper Argo Bromo di Grobogan, Polisi Sebut Jarak Pandang Sopir Terhalang Kabut : 4 Orang Tewas Termasuk Balita

    Kendaraan rombongan jemaah calon haji tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, Jawa Tengah. (Instagram/infopulokulon.id)

    YUDHABJNUGROHO™
     – Kecelakaan tragis antara sebuah minibus dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) terjadi di Grobogan, Jawa Tengah. 

     

    Minibus yang mengangkut rombongan untuk mengantar calon jemaah haji diseruduk oleh KAJJ Argo Bromo Anggrek di perlintasan kereta yang tidak dilengkapi palang pintu di Desa Tuko, Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat, 1 Mei 2026, dini hari. 

     

    KAJJ yang beroperasi dari Gambir ke Surabaya Pasar Turi menabrak Toyota Avanza berwarna putih dengan plat nomor K 1060 ZP. 

     

    Diduga Keterbatasan Jarak Pandang Pengemudi Mobil jadi Penyebab

     

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Arie, menjelaskan bahwa pengemudi diduga tidak menyadari ada kereta yang mendekat karena terbatasnya jarak pandang. 

     

    Dijelaskan bahwa saat insiden tersebut, mungkin terdapat kabut tebal yang menyelimuti area sekitar kejadian. 

     

    “Berdasarkan hasil olah TKP awal, kondisi di tempat kejadian saat itu berkabut tebal dengan jarak pandang sekitar 10 meter. Diperkirakan pengemudi tidak melihat kereta yang melintas,” ucap Eko dalam wawancaranya dengan wartawan pada Jumat, 1 Mei 2026. 

     

    Ia juga menambahkan bahwa peristiwa ini terjadi pada dini hari, sekitar pukul 02. 52 WIB. 

     

    Mobil bergerak dari selatan menuju utara, sementara KAJJ Argo Bromo Anggrek melintas di jalurnya dari barat ke timur. 

     

    Balita Ikut Jadi Korban Tewas

     

    Minibus tersebut mengangkut sembilan orang termasuk sopir. 

     

    Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia, termasuk anak berusia 2,5 tahun. 

     

    Dua penumpang lainnya mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke RSUD Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan perawatan. 

     

    Sementara itu, menurut keterangan perangkat Desa Sidorejo, Heri Siswanto, rombongan itu terdiri dari dua mobil pengantar. 

     

    Mobil yang pertama telah melintas dengan aman lebih dulu sebelum mobil kedua, yang sayangnya tertabrak kereta yang datang. 

     

    “Dari sembilan penumpang, empat orang meninggal termasuk cucu dari calon jemaah haji,” jelasnya. 

     

    Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopulokulon. id, terlihat bahwa mobil terlempar ke area persawahan warga setelah ditabrak kereta. 

    Warga tampak berada di lokasi sementara sejumlah aparat menjaga untuk membantu proses evakuasi mobil.y© 

    Tidak ada komentar

    Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad