Bikin Haru Relawan, Pengungsi di Aceh Bagikan Makanan dari Dapur Umum: Ini Cara Kami Berterima Kasih - yudhabjnugroho™

Header Ads

  • Breaking News

    Bikin Haru Relawan, Pengungsi di Aceh Bagikan Makanan dari Dapur Umum: Ini Cara Kami Berterima Kasih

     

    Momen pengungsi di Aceh membagikan makanan dari dapur umum kepada relawan. (Instagram/megiirawann-bayugawtama)

    YUDHABJNUGROHO
     – Di tengah pusat penanganan dapur umum untuk pengungsi Aceh, terdapat kisah hangat yang dibagikan relawan melalui platform media sosial. 

     

    Relawan yang terlibat dalam usaha penanganan bencana banjir menyampaikan kebaikan hati para pengungsi. 

     

    Salah satu momen yang menyentuh adalah ketika relawan merasa terharu dengan gestur berbagi dari pengungsi, yaitu menyerahkan sebagian makanan mereka dari dapur umum. 

     

    Kejadian itu diunggah oleh komedian sekaligus aktor Megi Irawan di akun Instagram miliknya. 

     

    “Ya Allah, luar biasa bapak, ibu,” tulisnya dalam keterangan video yang diupload di akun Instagram @megiirawann pada hari Minggu, 14 Desember 2025. 

     

    Dalam video itu, Megi menyampaikan rasa syukurnya atas makanan yang dia terima dari dapur umum tersebut. 

     

    “Bagaimana ini bisa terjadi? Ibu-ibu, terima kasih telah menyediakan makanan. Saya jauh-jauh dari Pekanbaru dan malah dijamu, padahal ibu lebih membutuhkan. Kami cuma membawa sedikit barang,” tuturnya. 

     

    Seorang ibu yang sedang memasak di dapur kemudian menjawab bahwa mereka perlu saling berbagi. 

     

    “Terima kasih telah datang ke sini. Tidak masalah, kita berbagi,” ujarnya. 

     

    Sesuai dengan pernyataan Megi, relawan lain dengan akun @bayugawtama juga membagikan kisah yang mirip. 

     

    “Hebat sekali masyarakat Aceh, seberat apa pun keadaan mereka tetap menjamu kami para relawan,” tulis keterangan dalam video yang diunggah pada Sabtu, 13 Desember 2025. 

     

    “Sebetulnya kami merasa tidak nyaman untuk memakannya karena seharusnya kami yang lebih banyak membantu di sini. Terima kasih, semoga segera bangkit dan pulih,” kata relawan tersebut. 

     

    Sementara itu, seorang pengungsi yang bekerja di dapur umum menyatakan bahwa memberikan makanan kepada relawan adalah cara mereka berterima kasih. 

     

    “Bapak telah membantu kami, jadi kami juga mengucapkan terima kasih. Cara kami berterima kasih ya seperti ini,” ungkap seorang pengungsi dalam video itu. 

     

    Update Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumatera

     

    Dalam informasi terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya 66 jenazah yang ditemukan akibat banjir dan longsor yang melanda Sumatera pada Minggu, 14 Desember 2025. 

     

    Detailnya, 33 jenazah berasal dari Aceh, 19 dari Sumatera Utara, dan 14 dari Sumatera Barat. 

     

    Dengan penemuan tersebut, total korban jiwa akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera kini mencapai 1. 016 jiwa. 

     

    Selain itu, jumlah korban hilang menurut BNPB berkurang dari 217 orang menjadi 212 orang. 

     

    Terkait dengan data masyarakat yang terdampak dan tinggal di pengungsian, saat ini tercatat ada 624. 670 jiwa di tiga provinsi. 

     

    Jumlah ini mengalami penurunan dari angka sebelumnya yang mencapai 654. 642 jiwa. 

     

    Penurunan jumlah pengungsi ini disebabkan banyak warga yang memilih untuk tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat yang rumahnya tidak terkena dampak langsung dari bencana banjir dan longsor. 

     

    Menurut BNPB, warga yang berpindah ke rumah kerabat tetap dianggap sebagai pengungsi mandiri. 

     

    Ini karena mereka masih bergantung pada pasokan makanan dan logistik yang diberikan oleh dapur umum. 

     

    Oleh sebab itu, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan mereka tetap diperhitungkan dalam sistem distribusi bantuan.y©

    No comments

    Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad