Prabowo Tegur Keras Bea Cukai di DPR: Dirjen Djaka Budhi Terancam Dicopot
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, 20 Mei 2026. (Sumber: Wikimedia Commons/Public Domain) |
YUDHABJNUGROHO™ – Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan kali ini ancamannya lebih serius — pencopotan pimpinan secara langsung.
Ultimatum Dari Podium DPR
Dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026, Prabowo secara terbuka meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mencopot pimpinan Bea Cukai jika tidak mampu menyelesaikan masalah di institusi tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
Anggota DPR yang hadir bahkan bertepuk tangan saat Prabowo mengancam pergantian Dirjen Bea Cukai tersebut. Prabowo menekankan semua menteri dan kepala badan harus membersihkan birokrasinya masing-masing, karena pengusaha mengeluh selalu mengalami pungutan liar yang terlalu banyak.
Kerugian Negara Rp 15.400 Triliun
Prabowo juga menyoroti praktik under invoicing yang disebutnya telah berlangsung selama 34 tahun, sejak 1991 hingga 2024 — praktik curang eksportir atau importir dengan melaporkan data yang tidak benar kepada pemerintah — yang membuat negara kehilangan kekayaan senilai Rp 15.400 triliun. Angka yang fantastis dan jadi sorotan publik.
Menkeu Siap Jalankan Perintah
Menjawab ultimatum tersebut, Menkeu Purbaya menyatakan siap menjalankan arahan Presiden. "Kalau itu perintah, saya akan kerjakan," ujar Purbaya usai sidang di Gedung DPR RI.
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama sendiri saat ini tengah terseret dalam pusaran fakta persidangan kasus suap, yang memperkuat desakan agar evaluasi segera dilakukan.
Apa Artinya Buat Kita?
Bea Cukai adalah gerbang masuk barang ke Indonesia. Ketika institusi ini bermasalah, dampaknya dirasakan semua orang — dari harga barang impor yang membengkak, pengiriman paket yang tertahan, hingga biaya logistik yang mencekik pelaku usaha kecil.
Apakah ultimatum Prabowo kali ini benar-benar akan berujung perubahan nyata, atau sekadar gertakan dari podium DPR? Kita tunggu langkah Menkeu Purbaya.y©
Baca Juga : Rupiah Tembus Rp17.600, BI Rate Naik Jadi 5,25% — Cicilan KPR Naik? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Tags ; bea cukai dicopot, Prabowo bea cukai, Dirjen Djaka Budhi, reformasi bea cukai 2026, Bea Cukai, Prabowo, Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi, Menkeu Purbaya, Pungli, KPK, RAPBN 2027, Rapat Paripurna DPR, Reformasi Birokrasi

Tidak ada komentar
Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.