Pria Masuk Gorong-gorong di Yogyakarta Ternyata Pelaku Pelecehan Seksual, Sempat Dikira Penculikan Anak - yudhabjnugroho™

Header Ads

  • Breaking News

    Pria Masuk Gorong-gorong di Yogyakarta Ternyata Pelaku Pelecehan Seksual, Sempat Dikira Penculikan Anak

    Viral dugaan penculikan yang ternyata adalah pelecehan pada anak di Yogyakarta. (Instagram/merapi_uncover)

    YUDHABJNUGROHO
      Viral di media sosial mengenai dugaan penculikan anak yang terjadi di perempatan Giwangan, Kota Yogyakarta. 

     

    Dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun Instagram @merapi_uncover, insiden itu berlangsung pada Jumat sore, 13 Februari 2026. 

     

    "Informasi awal menunjukkan dugaan penculikan anak kecil, masuk ke dalam gorong-gorong di area perempatan Giwangan," tulis keterangan di akun tersebut. 

     

    Video tersebut memperlihatkan kemacetan di sekitar Jalan Pramuka, Giwangan ketika warga berusaha mengejar pelaku. 

     

    Bukan Penculikan, tetapi Pelecehan Seksual

     

    Berdasarkan komentar yang ada, Polsek Umbulharjo menjelaskan bahwa insiden tersebut ternyata bukan penculikan anak, melainkan pelecehan seksual. 

     

    “Setelah petugas kami tiba di lokasi, mereka mendapati bahwa itu adalah kasus pelecehan terhadap anak,” tulis pernyataan dari pihak kepolisian. 

     

    Lebih lanjut, pelaku saat ini sudah ditangkap dan sedang menjalani proses penyelidikan. 

     

    “Saat ini, penyelidikan sedang dilakukan oleh petugas kami. Pelaku telah kami amankan di Polsek Umbulharjo untuk melanjutkan proses hukum,” tambahnya. 

     

    Kronologi Kejadian

     

    Menurut informasi tambahan dari kepolisian, insiden ini dimulai sekitar pukul 13. 20 WIB ketika dua anak laki-laki berinisial DD (14) dan J (11) sedang menangkap ikan di sungai di Jalan Pramuka. 

     

    Pria yang diduga sebagai pelaku kemudian mendekati mereka, bertanya tentang kegiatan mereka, dan mengajak korban masuk ke dalam gorong-gorong. 

     

    Pelaku memegang DD, sementara J yang merasa takut berhasil melarikan diri dan meminta bantuan kepada orang tua DD. 

     

    Ketika orang tua DD tiba di lokasi, mereka menemukan anaknya dalam keadaan lemas dan berusaha mengejar pelaku. 

     

    Warga di sekitar yang marah pun ikut-ikutan mengejar pelaku, sementara korban segera dibawa ke rumah sakit. 

     

    Di sisi lain, dalam unggahan di @merapi_uncover, seseorang di internet mengungkapkan bahwa korban sempat ditenggelamkan di sungai oleh pelaku yang berasal dari Sumatera Selatan. 

     

    "Kasihan sekali anak itu, matanya merah karena sempat ditenggelamkan di sungai, pasti sangat trauma. Dia sempat dipegang pelaku, karena berdiri saja tadi sampai mau jatuh," tulis akun @adj*n. 

     

    Warganet lain juga menyatakan bahwa mereka mendengar teriakan minta tolong dan melihat kondisi korban. 

     

    "Saat meminta tolong, terdengar oleh anak-anak yang berkumpul di warung di depan sungai, posisi anak nyaris tidak mengenakan celana, panik membuat pelaku melarikan diri ke gorong-gorong arah selatan. Betapa beraninya melakukan pelecehan di depan umum siang hari," tulis akun @marc3. 

     

    Melihat kejadian ini, banyak warganet yang mendesak agar pihak berwajib menanggapi kasus ini dengan serius. 

     

    Beberapa komentar seperti, "Tolong buat jera Pak, ini sangat kejam," tulis akun @ipai. 

     

    “Harus ditindak tegas sampai tuntas,” tulis akun @sija. 

     

    Tak sedikit juga warganet yang meminta agar polisi meningkatkan pengamanan mengingat banyak sekolah di kawasan itu.y©

    Tidak ada komentar

    Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad