Dana BOS Rp118 Juta Hilang dalam 15 Menit, Mobil Kepsek SD di Indramayu Jadi Sasaran Maling - yudhabjnugroho™

Header Ads

  • Breaking News

    Dana BOS Rp118 Juta Hilang dalam 15 Menit, Mobil Kepsek SD di Indramayu Jadi Sasaran Maling

    Menyoroti insiden viral kepala SD di Indramayu, Jawa Barat yang diduga jadi korban pencurian saat sedang perbaiki ban mobilnya di jalan raya. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)

    YUDHABJNUGROHO
      Sebagian masyarakat di platform media sosial sedang heboh membahas insiden pencurian yang diduga dialami oleh seorang Kepala Sekolah (Kepsek) dari SDN 2 Krimun, Burhanudin, yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

     

    Dalam sebuah unggahan di Instagram oleh akun @pembasmii. kehaluan pada hari Jumat, 6 Februari 2026, insiden nahas itu terjadi ketika Kepsek SD tersebut dan rombongannya baru saja selesai mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sebuah bank. 

     

    Awalnya, Kepala SD itu sempat menghentikan kendaraan untuk memperbaiki ban yang kempes di jalan. 

     

    Dilaporkan bahwa uang yang tersimpan di dalam mobilnya hilang sepenuhnya, sampai membuat rombongan panik di tempat kejadian. 

     

    Jumlah kehilangan tersebut cukup besar, yaitu Rp165 juta, yang diduga berasal dari dana BOS serta uang pribadi Burhanudin. 

     

    "Uang tunai sebesar Rp165 juta hilang dicuri ketika korban sedang memperbaiki ban mobil yang kempes di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener," demikian tertulis dalam akun media sosial tersebut. 

     

    Mobil Ditinggal 15 Menit, Dana BOS Hilang

     

    Dari informasi yang diterima di lapangan, Burhanudin beserta rombongannya sempat keluar untuk mengecek dan mencari tempat yang tepat untuk memperbaiki kendaraan. 

     

    Namun, setelah 15 menit berlalu, Burhanudin sangat terkejut ketika mendapati tas yang ada di kursi depan sudah tak ada. 

     

    "Saat memeriksa dalam mobil, semua uang yang baru saja diambil dari bank juga sudah menghilang," kata Burhanudin. 

     

    Dengan peristiwa ini, total kerugian yang dialami mencapai Rp165 juta, yang meliputi Dana BOS SDN 2 Krimun sebesar Rp68 juta dan Dana BOS SDN Tamansari senilai Rp50 juta. 

     

    Selain itu, uang pribadi milik Burhanudin yang hilang juga dilaporkan mencapai Rp47 juta. 

     

    Kejadian ini menarik perhatian masyarakat dan pihak berwenang setempat. 

     

    Terlebih lagi, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar, apalagi jika mengalami masalah pada kendaraan di daerah yang sepi. 

     

    Hingga Jumat, 6 Februari 2026, pukul 11.00 WIB, unggahan tersebut telah mendapatkan 2.270 like dari pengguna Instagram. 

     

    Sampai berita ini disiarkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai insiden ini.y©

    No comments

    Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar anda.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad